Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Simak 8 Point Penting Tentang Larangan Mudik 6 s/d 17 Mei 2021 Mendatang

 

8 point penting tentang larangan mudik tahun 2021


Pemerintahan sudah memutuskan larangan mudik untuk Lebaran 2021 pada 6-17 Mei kedepan.

Keputusan untuk larangan mudik lebaran ini diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipegang oleh Menko PMK Muhadjir Effendy bersama beberapa menteri dan instansi negara pada 26 Maret kemarin.

Arah pemerintahan berlakukan larangan ini untuk menghindar kenaikan kasus Covid-19 karena mobilisasi besar yang terjadi dalam masyarakat saat mudik.

Ada delapan point yang diputuskan dalam keputusan larangan mudik Lebaran 2021. Berikut 8 point dalam larangan mudik itu. 

1. Tanggal Larangan Mudik

Larangan mudik Lebaran 2021 akan diterapkan sepanjang 12 hari, mulai 6-17 Mei 2021. Walau mudik 2021 dilarang, pemerintahan masih berlakukan cuti bersama Idul Fitri pada 12 Mei 2021.

Warga disarankan tidak untuk melakukan pergerakan atau rutinitas aktivitas yang mempunyai potensi meningkatkan angka penyebaran Covid-19.

2. Berlaku untuk Semua Kelompok

Larangan mudik ini bukan hanya berlaku untuk ASN, karyawan BUMN, anggota TNI dan Polri, tetapi dilarang untuk karyawan swasta dan warga.

Penentuan ini untuk mengoptimalkan fungsi dari penerapan vaksinasi yang sudah dilaksanakan semenjak beberapa lalu.

3. Tidak Bisa Pergi

Sepanjang larangan ini berlaku, warga tidak dikenankan pergi terkecuali ada kepentingan yang paling mendesak.

Kemenhub sekarang ini sedang minta saran dari bermacam pihak, terhitung pemerhati transportasi, sosiolog, dan stakeholders yang lain berkaitan larangan mudik ini.

Saran ini bisa menjadi bahan alasan dalam membuat ketentuan berkaitan pengaturan transportasi atau ancamannya, bila ada pelanggaran.

4. Pengecualian untuk Keadaan Tertentu

Pengecualian larangan pergi diterapkan untuk ASN yang lakukan perjalanan dinas.

Perjalanan itu harus dibarengi dengan persyaratan mempunyai surat pekerjaan yang diberi tanda tangan oleh petinggi minimum eselon 2 untuk ASN dan BUMN.

Begitupun surat info dari kades untuk warga yang mempunyai kepentingan menekan. Urgensinya ditetapkan oleh lembaga dan tempat kerja.

Petunjuk ditata oleh Kementerian Pemberdayaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB.

Sedang untuk tanggung jawab perusahaan, akan ditata oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Selain itu, akan ditata oleh Kementerian Dalam Negeri.

5. Cuti Bersama Masih Berlaku

Pemerintahan putuskan untuk selalu berlakukan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 12 Mei 2021.

6. Pemberian Bantuan sosial

Pemberian bansos (bantuan sosial) dalam rencana Lebaran 2021, akan direncanakan di bulan Mei. Khusus untuk bantuan sosial Jabodetabek akan diberi pada minggu awal atau awalnya minggu ke-2 bulan Mei 2021.

7. Aktivitas Keagamaan

Dalam penerapan Ramadhan dan Idul Fitri, aktivitas keagamaan akan ditata dengan Kementerian Agama (Kemenag).

Kemenag akan bekerja bersama dengan MUI dan organisasi keagamaan lain untuk konsultasi.

8. Pemantauan Lalu Lintas

Dalam mengawasi jalan raya sepanjang larangan mudik 2021, pemerintahan lakukan pemantauan jalan raya di perbatasan.

Pemantauan ini secara tehnis dikoordinasikan oleh Kemenpan RB, Kemendagri, Kemenhub, TNI/Polri dan Satuan tugas Covid-19.


Post a Comment for "Simak 8 Point Penting Tentang Larangan Mudik 6 s/d 17 Mei 2021 Mendatang "